PAMEKASAN — Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Islam Madura (UIM) menggelar kegiatan penguatan auditor dan persamaan persepsi Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini berlangsung pada Sabtu tanggal 22 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Al-Fatah Kampus UIM.

Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Ketua dan seluruh pengurus LPMI, serta melibatkan 13 auditor internal yang akan bertugas mengawal mutu akademik universitas.

Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Dr. Muhsi, M.T. (Ketua LPMI). Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa penyamaan persepsi merupakan langkah krusial untuk menjaga objektivitas penilaian di seluruh program studi.

“Auditor adalah mata dan telinga universitas dalam menjaga standar mutu. Melalui persamaan persepsi ini, kita memastikan seluruh proses audit berjalan objektif, terukur, dan mampu melahirkan rekomendasi yang solutif bagi kemajuan UIM,” ujar Dr. Muhsi, M.T.

Memasuki sesi inti Dr. Agus Budiyono, M.Pd. (Sekretaris (LPMI) memaparkan materi komprehensif mengenai alur dan Proses AMI. Beliau menggarisbawahi bahwa esensi audit bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai instrumen evaluasi diri demi perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

“AMI bukan forum untuk mencari-cari kesalahan program studi, melainkan potret untuk melihat kinerja unit dan prodi di lingkungan Universitas Islam Madura apakah sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kita ingin memastikan proses ini berjalan secara suportif demi mendorong perbaikan mutu yang berkelanjutan,” jelas Dr. Agus Budiyono, M.Pd.

Guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pengoperasian sistem aplikasi AMI. Materi ini dikupas tuntas oleh Moh. Aminollah Hamzah, M.Kom. (Kepala Bagian AMI dan Akreditasi UIM).

“Digitalisasi melalui sistem aplikasi AMI ini dirancang untuk mempermudah kerja rekan-rekan auditor. Mulai dari pengisian instrumen, unggah dokumen pendukung, hingga penyusunan laporan akhir, semuanya kini terintegrasi agar proses audit lebih cepat, transparan, dan akurat,” pungkas Moh. Aminollah Hamzah, M.Kom.

Melalui penguatan auditor dan persamaan persepsi ini, 13 auditor internal UIM dinyatakan siap diterjunkan untuk mengawal pelaksanaan Audit Mutu Internal Tahun Akademik 2025/2026 dengan standar profesionalisme yang tinggi.

Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen kampus dalam membangun budaya mutu berkelanjutan melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) di seluruh unit kerja demi mewujudkan UIM yang berdaya saing dan berdampak.

Detail Pelaksanaan Rekrutmen

  • Proses pendaftaran seleksi ini berlangsung singkat mulai dari tanggal 4 – 6 Agustus 2026.
  • Pendaftaran dan pengunggahan berkas persyaratan dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://bit.ly/4wafGCJ di bagian Menu Pendaftaran Auditor.

Kualifikasi Pendaftar

Para pelamar yang ingin bergabung dalam tim penjamin mutu ini harus memenuhi kriteria ketat berikut:

  1. Merupakan Dosen tetap Universitas Islam Madura.
  2. Memiliki integritas, objektivitas, serta komitmen tinggi pada mutu pendidikan.
  3. Memahami standar mutu pendidikan tinggi (SN-Dikti, SPMI, SPME).
  4. Memiliki kemampuan komunikasi dan analisis yang baik.
  5. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan auditor internal.
  6. Memiliki sertifikat pelatihan auditor.

Informasi Pendaftaran

Bagi dosen internal yang memenuhi kualifikasi, berkas pendaftaran dapat diakses secara daring melalui tautan resmi Pendaftaran Auditor LPMI UIM. Jika terdapat kendala atau pertanyaan lebih lanjut mengenai rekrutmen ini, pelamar dapat langsung menghubungi narahubung resmi di nomor 087880232311 (Nilna).

Pamekasan — Komitmen dalam memperkuat budaya mutu perguruan tinggi terus ditunjukkan oleh Universitas Islam Madura. Salah satu Auditor Mutu Internal (AMI) UIM, Dr. Agus Budiyono, mendapat kesempatan menjadi observer eksternal pada kegiatan surveilans audit ISO yang dilaksanakan oleh UIN Madura.

Kegiatan surveilans audit tersebut berlangsung pada 18–19 Mei 2026 dengan pelaksanaan audit oleh DECRA Group Indonesia. Audit dilakukan untuk memastikan implementasi sistem manajemen mutu berjalan sesuai standar internasional ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 di lingkungan UIN Madura.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Agus Budiyono hadir sebagai observer eksternal sekaligus bagian dari upaya penguatan kapasitas dan benchmarking mutu di lingkungan UIM. Kehadiran auditor internal UIM pada forum surveilans ISO ini diharapkan dapat memberikan pengalaman serta wawasan baru terkait praktik penjaminan mutu perguruan tinggi yang berstandar internasional.

Dr. Agus Budiyono diketahui telah memiliki sertifikasi auditor mutu internal dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Keterlibatannya dalam kegiatan surveilans audit ISO ini menjadi salah satu bentuk pengembangan kompetensi auditor mutu internal sekaligus langkah strategis UIM dalam menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola institusi.

Melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan penjaminan mutu eksternal, UIM terus berupaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, tata kelola kelembagaan, serta daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.

PAMEKASAN – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Pulau Garam. Program Studi Teknik Informatika Universitas Islam Madura resmi menyandang status akreditasi “Unggul”. Predikat tertinggi ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer Nomor:038/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/IV/2026. Pencapaian luar biasa ini disambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam dari seluruh civitas akademika.

Lembaga Penjaminan Mutu Internal UIM menyatakan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti nyata implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang berjalan konsisten. LPMI melakukan pendampingan intensif sejak tahap penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED).

“Selamat dan sukses atas diraihnya Akreditasi Unggul untuk Prodi Teknik Informatika. Ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini,” ungkap perwakilan LPMI.

Keberhasilan ini menempatkan program studi Teknik Informatika UIM sebagai salah satu program studi unggulan di wilayah Jawa Timur khususnya Madura, yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. Dukungan fasilitas yang memadai serta kurikulum yang adaptif menjadi faktor kunci di balik keberhasilan proses asesmen oleh LAM INFOKOM tersebut.

Dengan status baru ini, diharapkan Teknik Informatika UIM semakin dipercaya oleh masyarakat luas dalam mendidik generasi muda yang mampu menguasai teknologi informasi demi kemajuan bangsa.

PAMEKASAN – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga standar kualitas pendidikan, Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Islam Madura memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) akreditasi Program Studi S1 Teknik Informatika yang berlangsung pada 11–13 Maret 2026.

Kegiatan visitasi ini dilakukan oleh tim asesor yaitu Prof. Husni Teja Sukmana sebagai asesor pertama dan Prof. Dr. Ir. Rahmad Syah sebagai asesor kedua dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM-INFOKOM)  untuk mengevaluasi kelayakan serta mutu akademik pada Fakultas Teknik UIM.

LPMI memiliki peran krusial dalam memastikan seluruh tahapan akreditasi berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi. Beberapa bentuk dukungan yang diberikan meliputi:

  • Pendampingan Dokumen: Memastikan kesesuaian data Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan fakta di lapangan.
  • Audit Internal: Melakukan evaluasi berkala sebelum kedatangan asesor untuk meminimalisir kekurangan administratif maupun substantif.
  • Sistem Penjaminan Mutu: Mengawal implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) di tingkat fakultas guna menjamin keberlanjutan kualitas.

Kegiatan Asesmen Lapangan ini adalah momentum bagi Prodi Teknik Informatika untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. LPMI hadir sebagai pendamping strategis untuk memastikan setiap kriteria penilaian terpenuhi secara optimal. Kami optimis, dengan kolaborasi solid antara universitas, fakultas, dan prodi, hasil yang dicapai akan sangat memuaskan dan membawa dampak positif bagi lulusan kita nanti.